Saya Ingin Berhenti Meracuni Dunia


Sumber Gambar: Okezone.com

Awalnya saya tertarik dengan isu kesehatan dan obat-obatan alami. Tak hanya membaca tentangnya, saya juga senang bereksperimen dengan berbagai bahan alami tersebut, hingga kini saya tidak lagi mengkonsumsi obat kimia. Lalu, tanpa sengaja, petualangan tersebut mendaratkan saya pada kenyataan bahwa penyakit yang kita alami sebenarnya diakibatkan oleh perilaku hidup kita, tak hanya perilaku makan dan minum, namun hampir seluruh aspek aktifitas kita. Ternyata kita sudah dan sedang meracuni dunia, dan sebagai hukum alam, kita menanggung akibat dari kesalahan kita sendiri.

Saya ingin berhenti meracuni dunia. Dimulai dari diri sendiri, saya mencari informasi dan bereksperimen, sedikit demi sedikit mengurangi produk-produk beracun yang saya gunakan. Ternyata tidak susah, dan malah mengasyikan! Namun, jika hanya saya lakukan sendiri, mungkin tidak akan berarti banyak. Jadi, terpikirlah untuk mengajak lebih banyak orang untuk berupaya mengurangi limbah beracunnya sehingga muncullah ide untuk membuat sebuah blog. Itulah kisah di balik dibuatnya blog ini! Blog Limbah Rumah Bersih adalah sedikit upayaku untuk merubah dunia menjadi lebih baik. Semoga.

Argumen utama dari blog ini adalah bahwa permasalahan alam dan kesehatan yang kita alami adalah akibat pola hidup kita yang sangat tergantung pada produk-produk beracun. Produk sehari-hari ini ketika digunakan menjadi limbah yang meracuni tanah dan sumber air kita. Hal ini bisa diperbaiki jika masing-masing kita mau mengganti produk beracun tersebut dengan bahan-bahan lain yang lebih aman.

Ketika kita berbicara pencemaran alam, yang kita pikirkan hanyalah, ‘Oh, itu gara-gara pabrik-pabrik besar.’ Dengan pemikiran ini, kita jadi menunjuk tangan dan berkata ‘mereka’ yang salah. Namun, bagaimana dengan ‘dosa besar’ yang kita lakukan sehari-hari? Detergent, pemutih pakaian, sabun pencuci piring, shampo, sabun, pasta gigi, dsb yang kita pakai kebanyakan mengandung bahan-bahan beracun. Mandi, cuci baju, cuci piring, dll menjadi daftar panjang pencemaran lingkungan yang setiap orang lakukan sehari-hari.

Sebenarnya semakin banyak orang yang mengetahui hal ini, tapi belum banyak orang yang tahu solusinya. “Wah, detergent limbah beracun? Terus kita cuci baju pakai apa, dong?” pasti inilah yang ada di pikiran orang-orang. Karena solusi dari limbah rumah tangga ini belum terpikirkan, akhirnya sang individu terus melanjutkan aktivitasnya meracuni lingkungan.

Padahal, dampak buruk pencemaran lingkungan ini sangatlah besar. Sebagai contoh saya kutip1 sedikit dampak buruk dari pencemaran air oleh limbah rumah tangga sebagai berikut:

  • Berkurangnya jumlah oksigen terlarut di dalam air karena sebagian besar oksigen digunakan oleh bakteri untuk melakukan proses pembusukan sampah.
  • Sampah anorganik ke sungai, dapat berakibat menghalangi cahaya matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang menghasilkan oksigen.
  • Deterjen sangat sukar diuraikan oleh bakteri sehingga akan tetap aktif untuk jangka waktu yang lama di dalam air, mencemari air dan meracuni berbagai organisme air.
  • Penggunaan deterjen secara besar-besaran juga meningkatkan senyawa fosfat pada air sungai atau danau yang merangsang pertumbuhan ganggang dan eceng gondok (Eichhornia crassipes).
  • Pertumbuhan ganggang dan eceng gondok yang tidak terkendali menyebabkan permukaan air danau atau sungai tertutup sehingga menghalangi masuknya cahaya matahari dan mengakibatkan terhambatnya proses fotosintesis.
  • Tumbuhan air (eceng gondok dan ganggang) yang mati membawa akibat proses pembusukan tumbuhan ini akan menghabiskan persediaan oksigen.
  • Material pembusukan tumbuhan air akan mengendapkan dan menyebabkan pendangkalan.

Hal ini juga berdampak pada bencana alam:

World Risk Report mencatat sepanjang 2002 hingga 2011, telah terjadi 4.130 bencana di seluruh dunia yang mengakibatkan lebih dari 1 juta meninggal dunia dan kerugian material mencapai US$1,195 triliun. Laporan Risiko Dunia ini juga membuat World Risk Index (Indeks Risiko Dunia) yang memeringkatkan 173 negara berdasarkan risiko menjadi korban bencana sebagai akibat dari bencana alam2.

Nah, daripada menanti orang lain berubah, atau menanti pemerintah, atau menanti perusahaan-perusahaan mengganti produk-produknya, dan menanti… menanti unta masuk lubang jarum, mari saya dan anda mulai sedikit demi sedikit mengganti produk-produk rumah tangga kita yang beracun tersebut.

Saya tidak memiliki seluruh jawabannya, namun saya senang mengumpulkan informasi dan bereksperimen dengan berbagai bahan alternatif yang ada. Blog ini dibuat untuk berbagi dan bertukar pikiran mengenai bahan-bahan alternatif produk rumah tangga tersebut.

Bahan-bahan tersebut ternyata sangat mudah didapat dan bisa jadi malah merupakan bahan-bahan yang sering anda gunakan sehari-hari. Anda tahu jeruk nipis dan cuka dapur? Atau mungkin anda senang membuat kue dan punya stok soda kue? Itu adalah di antara contoh bahan yang bisa digunakan sebagai pembersih, loh!

Ada banyak yang ingin saya bagi melalui postingan-postingan dalam blog ini. Namun, seperti yang saya katakan tadi, saya tidak memiliki semua jawabannya, jadi saya menerima sebanyak-banyaknya ide dari anda para pembaca.

Yuk, mari kita menghasilkan limbah rumah yang bersih!

Catatan:

1 Alamendah, “Penyebab dan Dampak Pencemaran Air oleh Limbah Pemukiman”, http://alamendah.wordpress.com/2010/09/27/penyebab-dan-dampak-pencemaran-air-oleh-limbah-pemukiman/, diakses tanggal 15 Oktober 2012 pukul 13:21 WIB

2 Alamendah, “Kerusakan Alam Tingkatkan Resiko Bencana”, http://alamendah.wordpress.com/2012/10/12/kerusakan-lingkungan-tingkatkan-risiko-bencana/, diakses tanggal 16 Oktober pukul 23:30 WIB

—————————————————————————————-

Sudah terbit Buku Rumah Bersih Alami yang berisi berbagai tips perawatan rumah dan pribadi yang hemat dan ramah lingkungan. Sudah bisa dipesan melalui:

1. bukukita.com

2. agenbuku.com

3. Ya Salim Baking Soda

4. LRB Shop

Yuk, segera jadikan buku ini koleksi pribadi Anda!

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Perenungan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Saya Ingin Berhenti Meracuni Dunia

  1. Pingback: Selintas-selintas Pengalaman Go Organic | Limbah Rumah Bersih

  2. Pingback: Other Blogs | Hanna Wilbur's

  3. Pingback: Give Away Launching Buku Rumah Bersih Alami | Limbah Rumah Bersih

  4. Pingback: Motivasi Menggunakan Bahan Alami | Limbah Rumah Bersih

  5. Pingback: Proyek 2014 Limbah Rumah Bersih | Limbah Rumah Bersih

  6. Pingback: To Shop or Not To Shop — Sekilas Latar Belakang LRB Shop | Limbah Rumah Bersih

Bagaimana Menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s