Selintas-selintas Pengalaman Go Organic


Di penghujung tahun 2012 aku membuat sebuah tulisan berjudul, “Aku Ingin Berhenti Meracuni Dunia” dan mulai membuat blog LRB ini. Walaupun berbicara itu mudah, tapi melaksanakannya yang membutuhkan upaya besar. Untunglah aku ‘sedang menjadi’ ibu rumah tangga (mahasiswa beres skripsi-menanti sidang) dan berbagai aktivitas membersihkan rumah tangga dilakukan olehku.

Langkah pertama adalah mengidentifikasi apa-apa saja yang merupakan racun kimia. Langkah kedua adalah start something—lakukan sesuatu. Aku mulai dengan bahan-bahan yang aku baca dari sebuah postingan sederhana (Organic Cleaning) dan berusaha bereksperimen dengan uji coba langsung dalam berbagai aktivitas cuci-mencuciku.

1)      Dalam hal cuci baju akhirnya untuk noda-noda sulit aku ‘terpaksa’ menggunakan cairan pencuci baju yang aku oleskan pada noda, menggosok-gosoknya, barulah memasukkannya ke dalam mesin cuci yang berisi air+baking soda+garam. Aku benar-benar merasa bersalah, tapi aku belum tahu menggunakan apa untuk noda-noda sulit. Ada yang punya ide?

2)      Dengan campuran yang aku pakai untuk mencuci baju, bau baju kotor jadi netral kembali. Tidak ada ‘bau’ yang tersisa. Nah, untuk mewangikan baju aku pakai parfum aja, itu juga parfum yang bahan dasarnya alcohol+air (bukan yang bisa dipakai untuk menyalakan perapian). Cara lain untuk mewangikan baju, khususnya baju bayi adalah dengan menaburkan bedak bayi pada bagian bawah laci baju anak, tutup dengan kertas Koran, lalu simpan baju-baju anak-anak di atas kertas Koran itu. Wangi bedak lumayan semerbak dan bertahan sekitar 3 hari. Setelah 3 hari, ya lakukan seperti itu lagi. Kalau lagi males, ya gak usah, pakai parfum bayi (yang berbahan dasar alcohol-air, ya) aja heheh…

3)      Untuk aktivitas mencuci piring aku gunakan air jeruk nipis+abu gosok. Paduan ini sangat efektif untuk membersihkan apa pun—kecuali plastik (ggrrr…)! Mangkuk, gelas, dan piring-piring plastikku tetap berminyak sehingga aku tambahkan sedikit cairan pencuci piring kimia untuk membersihkannya ( 😦 ). Tapi, untunglah masih lebih banyak perabot makan yang non-plastik. Kalau ada yang tahu bahan organic apa yang cocok untuk menghilangkan lemak dari perabotan plastic, hubungi aku, ok!

4)      Untuk membersihkan lantai aku menemukan cairan pencuci lantai dengan bahan dasar palm oil, tapi ketika itu tidak ada menggunakan air garam pun cukup. Ingat, jangan gunakan air baking soda untuk membersihkan lantai karena itu membuat lantai sangat-sangat licin.

5)      Dalam hal popok bayi, untuk anak kedua aku sudah pindah menggunakan popok kain (clodi). Sudah banyak pilihan clodi yang tahan-tidak tembus dan nyaman dipakai. Selain itu, aku pun memiliki pembalut cuci ulang, tapi belum sempat dipakai karena semenjak melahirkan, aku belum haid lagi. Orang yang sudah pakai adalah adikku, dan beliau menyukainya, katanya selain nyaman dipakai, mudah juga membersihkannya, dan segudang keuntungan-keuntungan lainnya.

6)      Aku sudah mencoba membuat obat pengusir nyamuk dengan serai. Aku mendapatkan cara membuatnya dari sini. Ternyata berhasil dan meskipun dalam botol seperti yang bau, tapi setelah disemprotkan tidak ada baunya (netral). Suamiku memberi masukan agar lain kali dicoba serai yang sudah diblender direbus dahulu. Air rebusan serai inilah yang dijadikan obat pengusir nyamuk. Ok, aku akan coba melakukan itu setelah menghabiskan yang sudah aku buat.

Secara garis besar masih jauh perjalananku menuju limbah rumah bersih total, tapi itulah langkah-langkah kecil yang sudah mulai aku lakukan dan dengan berjalannya waktu aku akan terus meningkatkannya.

Bagaimana dengan pengalaman Anda?

 

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Baking Soda, Kebersihan, Perenungan, Pewangi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Selintas-selintas Pengalaman Go Organic

  1. novri says:

    Nothing to say but.. GREAT !!
    Saya sering terfikir utk berhenti meracuni bumi (pinjam istilahnya ya mb 🙂 tapi hanya sebatas baru terfikir saja tanpa kontribusi nyata..
    Ternyata semua bisa dilakukan dan ada cara nya ya ? Tp kapan saya memulai nya ya ? Hmmmm… Thx for share mb, very inspiring 😉

Bagaimana Menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s