Motivasi Menggunakan Bahan Alami


The Doer and the thinker

Tanda-tanda motivasi Anda sukses adalah ketika niat itu berubah menjadi perbuatan nyata.

Semakin banyak orang mengetahui keuntungan menggunakan bahan-bahan alami untuk berbagai kegiatan sehari-hari. Namun, tidak begitu banyak orang yang menjalankannya. Banyak orang lebih memilih untuk melanjutkan hidup dengan produk-produk konvensional sambil berharap produk-produk itu tidak terlalu mempengaruhi mereka.

“Berfikir positif aja…” seseorang pernah berkata.

Wah, ini ibarat orang-orang yang membuang sampah pada saluran air sambil berkata, “Berfikir positif ajaIn shaa Allah gak akan banjir.”

Kita tidak perlu memikirkan orang yang belum mau memakai bahan alami. Itu keputusan mereka. Sabar aja. Itu tidak penting. Lalu, apa yang penting?

Anda.

Apa motivasi Anda untuk berpindah menggunakan bahan-bahan alami? Dan motivasi apa yang akan membuat Anda bertahan?

Memulai itu mudah, yang menantang adalah bertahan.

Mengapa? Karena ini masih berada di luar zona nyaman banyak orang. Belum lagi ketika orang-orang dekat, seperti keluarga, mertua, tetangga, atau teman kosan mempertanyakan apa yang kita lakukan, akan terasa semakin berat.

Tapi, jangan khawatir, semua orang pernah mengalami itu, dan banyak yang bertahan. Malah, keluarganya yang tadinya bersikap negatif, malah berbalik mendukung.

Bagaimana? Okay, berikut ini beberapa contoh motivasi yang menguatkan orang-orang untuk memulai dan bertahan:

  1. Anak/ Pasangan Alergi.

Anak Anda menderita asma? Suami Anda sering gatal-gatal dan ruam kulit? Istri sering berjerawat?

Biasanya awal orang memakai bahan alami adalah karena gejala yang langsung dirasakan. Pendiri salah satu perusahaan bahan alami di Amerika Serikat pernah cerita awalnya anaknya sering mengalami masalah pernafasan. Setelah beliau mengganti semua bahan pembersih rumah (lantai, piring, detergent, dsb) dengan bahan alami, masalah pernafasan anaknya hilang.

Ada kisah lain, seorang ibu membuat berbagai pewangi ruangan dengan bahan alami karena suaminya, semenjak awal menikah, tidak kuat mencium bau produk sintetis; spray ruangan, maupun parfum pribadi.

Saya pernah mendengar orang yang setiap kali mencuci pakaian perlu memakai sarung tangan karet karena tangannya mudah terbakar detergent.

Ibu saya pernah bercerita tentang anak bayi yang sangat sensitif kulitnya, sehingga tidak kuat jika bajunya dicuci dengan detergent. Atau, bayi yang alergi bedak sehingga bagian kelaminnya diolesi natural oil setiap kali ganti popok (no baby cream dan no bedak).

  1. Menjaga Kesehatan.

Awalnya saya termasuk ke dalam ‘golongan’ ini. Setelah membaca buku Natural Cures, saya jadi terbuka pikirannya tentang di antara penyebab penyakit adalah toxin dalam berbagai produk sehari-hari. Sedikit demi sedikit ada gejala-gejala tertentu yang saya alami memang hilang dengan penghentian pemakaian produk-produk tertentu. Ini meningkatkan motivasi saya untuk maju. Hal-hal sederhana seperti kulit lebih cerah, jerawat berkurang, dan rambut lebih lebat mulai terasa. Aku pun relatif lebih sehat dibandingkan suami.

Suatu hari kami iseng mencoba detox foot pads yang kami pasang di kaki sebelum tidur. Ketika bangun tidur, kotoran yang menempel pada koyo detox yang aku pakai hanya sedikit, setengah dari suami. Ini terjadi sampai dua kali. Ketika suatu hari saya jatuh sakit, koyo detox yang saya pakai terisi penuh ketika dilepas di pagi hari. Di lain waktu ini terjadi lagi ketika saya jatuh sakit; koyo detox-nya terisi penuh. Ini menguatkan pemahaman saya bahwa memang toxin adalah salah satu yang mengganggu kesehatan tubuh.

  1. Menjaga Lingkungan.

Meskipun ironis, tapi cukup sedikit orang yang berfikir sejauh ini. Orang-orang banyak yang mendengungkan, “Jaga lingkungan.” Namun jika itu artinya merubah kebiasaan sehari-hari, maka keinginan itu pun padam. Saya pernah menulis tulisan Saya Ingin Berhenti Meracuni Dunia, dan itu yang mengawali tekad untuk terus mencari berbagai solusi bahan alami untuk kebiasaan sehari-hari. Ketika saya mulai turun semangatnya, saya pun berkata pada diri sendiri dalam hati, “Saya ingin berhenti meracuni dunia.”

  1. Mencari keridhaan Tuhan.

Ini juga salah satu tujuan besar. Salah satu cara berterimakasih atas bumi yang indah ini adalah dengan menjaganya. Saya tidak bisa berkomentar lebih jauh tentang ini. Silahkan kita semua renungi.

Perjalanan masih sangat jauh, terdapat banyak cara untuk merawat alam, dan memperhatikan produk rumah tangga yang kita pakai adalah salah satu upaya tersebut.

Bagaimana dengan motivasi Anda?

—————————————————————————————-

Sudah terbit Buku Rumah Bersih Alami yang berisi berbagai tips perawatan rumah dan pribadi yang hemat dan ramah lingkungan. Sudah bisa dipesan melalui:

1. bukukita.com

2. agenbuku.com

3. Ya Salim Baking Soda

4. LRB Shop

Yuk, segera jadikan buku ini koleksi pribadi Anda!

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Dukungan, Perenungan. Bookmark the permalink.

Bagaimana Menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s